Kategori: Event Tinju

Jake Paul Terima Duel Lawan Mc Gregor : Dia bukan siapa-siapa

Rasa percaya diri Youtuber Jake Paul dalam menerima duel melawan Conor McGregor menerima reaksi penolakan lantas dari yang bersangkutan.

Jake Paul kembali menyatakan rasa optimistisnya dapat menerima kesepakatan dengan bintang UFC Conor McGregor.

Setelah meraih kemenangan pertama di kancah tinju melawan Nate Robinson dua tahun lalu, Jake Paul lantas menyerukan nama Conor McGregor sebagai lawan yang akan dihadapinya pada masa akan datang.

Tak tanggung-tanggung, mulai dari perang mulut hingga tawaran upah senilai ratusan miliar lantas dilemparkan Jake Paul terhadap Conor McGregor.

Kendati demikian seluruh hal yang dilaksanakan Jake Paul untuk menarik perhatian tidak pernah dianggap oleh Conor McGregor.

dhammasociety.org

Mencoba Menarik Perhatian Mc Gregor

Paul kemudian mencoba menarik perhatian lagi dengan menantang beberapa petarung tingkatan atas UFC.

Mulai dari Jorge Masvidal hingga jawara kelas welter, Kamaru Usman, menjadi petarung yang sempat diincarnya. Namun, lagi-lagi seluruh itu tidak pernah terbentuk karena Presiden UFC, Dana White, tidak memberikan restu.

Baru-baru ini Paul mencari atensi lagi dengan menyinggung pertarungan melawan McGregor akan terbentuk.

Youtuber berusia 25 tahun yakin McGregor akan menerima tantangan duel karena memiliki poin upah yang sangat besar.

“Bagi aku dengan bertarung beberapa kali lagi dan menaklukkan beberapa orang, dia (McGregor) pasti akan aktif lagi,” kata Paul terhadap MMA Hour.

“Kemudian, pada suatu saat, (duel melawan McGregor) itu akan terjadi. Mengapa tidak? Dia seorang pengusaha, aku juga.”

Dari rasa percaya diri yang diutarakannya, McGregor lantas merespon dengan memutus harapan Paul.

Via akun pribadinya di Twitter, McGregor menetapkan tidak akan melawan Paul karena bukan lawan yang sesuai.

“Anda baru melakukan dua pertarungan dan memasarkan 70 ribu. Anda gagal, Anda bukan siapa-siapa.”

Profil Singkat Jake Paul

Jake Paul yaitu kepribadian dan petinju media sosial Amerika yang telah menerima tren di Vine dan di tempat lain.

Dia juga mantan petinju profesional yang menjadi tenar dengan memainkan karakter Dirk Mann di serial layar kaca Disney Channel Bizaardvark. Kakak Jakes yaitu Logan Paul.

Berasal dari Cleveland, Ohio, Jake Pavel yaitu anggota tim kolaboratif hiburan 10 yang memproduksi konten bersama. Setelah acara hal yang demikian bubar, Jake Paul bersolo karier dan mulai memposting video yang lebih panjang di YouTube.

Jake Paul sejak itu muncul di beberapa film, acara Kaca, dan video musik. Dia juga menjadi subyek dari beberapa kesepakatan merek. Namun upaya terbarunya yaitu saluran YouTube-nya.

Saluran YouTube Jake Paul yaitu tempat yang tempat bagi para penggemarnya untuk terhubung dengannya dan belajar total hidupnya.

Banyak Tak Suka

Namun banyak orang tidak tidak Jake Paul, ada banyak alasan untuk tidak menyukainya.

Tak paling tidak di antara ini yaitu fakta bahwa yaitu telah mengalami banyak kontroversi, termasuk peluncuran situs judi slot gacor terbaik dan terpercaya no 1 kursus online yang telah untuk dimaksudkan-dimaksudkan yang mengaku anak mereka mengajari metode uang secara online.

Namun, kursus ini dengan melainkan Slot Online ditutup setelah serangkaian kontroversi muncul.

Jake Paul juga dikritik karena karena rekaman kerusuhan di Arizona selama protes George Floyd. ini mengupload Bandar Bola banyak orang bertanya-tanya membikin YouTuber itu mengapa ada di sana selama kerusuhan ini.

Profil Deontay Wilder Pemegang Gelar ‘World Boxing Council’ Kelas Berat

Deontay Wilder adalah petinju profesional Amerika yang telah memegang gelar kelas berat ‘World Boxing Council’ (WBC) sejak tahun 2015.

Wilder dikenal sebagai salah satu juara kelas berat dunia yang paling lama memerintah. Dia saat ini menduduki peringkat sebagai petinju kelas berat aktif terbaik kedua di dunia.

Sebagai seorang amatir, Wilder memenangkan medali perunggu di ‘Olimpiade Musim Panas’ 2008.

Ini membuatnya mendapat julukan “Pembom Perunggu.” Pada saat Wilder memasuki arena tinju, dia sudah menikah dan punya anak. Impian awal Wilder adalah menjadi pesepakbola profesional atau pemain bola basket.

Namun, kelahiran seorang putri dengan penyakit bawaan memaksanya untuk berkonsentrasi pada karir tinju sebagai pilihan yang menguntungkan. Dalam waktu kurang dari tiga tahun, Wilder menjadi petinju yang sukses.

Dia diketahui telah menyelesaikan sebagian besar pertandingannya dari jarak jauh. Wilder memiliki rasio knockout-to-win sebesar 98%. Dia mendapatkan gelar pertamanya dalam tinju profesional ketika dia mengalahkan Kelvin Price dalam pertandingan di Los Angeles.

Price adalah pemain yang tak terkalahkan sampai saat itu, dan Wilder menjadi terkenal dengan kemenangannya. Dia telah memenangkan penghargaan ‘Premier Boxing Champions Knockout of the Year’ selama dua tahun berturut-turut

dhammasociety.org

Masa Kecil & Kehidupan Awal

Deontay Leshun Wilder lahir pada 22 Oktober 1985, di Tuscaloosa, Alabama. Tidak banyak yang diketahui tentang keluarga atau masa kecilnya. Wilder adalah keturunan Afrika-Amerika.

Pada tahun 2004, Deontay Wilder lulus dari ‘SMA Tuscaloosa Central.’ Dia bermimpi menjadi pesepakbola atau pemain bola basket profesional. Wilder ingin bermain untuk ‘Alabama Crimson Tide,’ tim dari kampung halamannya. Namun, pernikahan dini menempatkan tanggung jawab rumah tangga di pundaknya.

Setelah kelahiran seorang putri yang menderita cacat tulang belakang, Wilder mengambil banyak pekerjaan untuk menghidupi keluarganya. Dia bekerja sebagai pengemudi untuk ‘Perusahaan Minuman Hijau.’ Dia juga melepaskan impian akademisnya. Wilder memilih tinju sebagai sarana untuk mendapatkan uang.

Karier

Pada Oktober 2005, Deontay Wilder memulai karir tinju amatirnya saat bergabung dengan ‘Skyy Boxing Gym’ di Northport, Alabama. Dia dilatih di bawah Jay Deas.

Pada tahun 2007, Wilder mengikuti kompetisi ‘Sarung Tangan Emas Nasional’. Ia mengalahkan David Thompson dan juara dunia, Isiah Thomas.

Pada tahun yang sama, Wilder berpartisipasi dalam ‘Kejuaraan Tinju Amatir AS’ dan mengalahkan Quantis Graves. Dia memenangkan kejuaraan dengan mengalahkan James Zimmerman dari California. Dia memenangkan uji coba ‘Olympic Games’ dalam 21 pertarungan, dengan mengalahkan Quantis Graves.

Pada tahun 2008, Wilder mencatatkan skor karir terbaiknya dengan mengalahkan Rakhim Chakhiyev dari Rusia. Chakhiyev adalah peraih medali perak di kejuaraan dunia. Wilder lolos ke ‘Olimpiade Musim Panas’ 2008 dan berkompetisi di kategori kelas berat. Ia mengalahkan Abdelaziz Touilbini dari Aljazair dan Mohamed Arjaoui dari Maroko. Di semifinal, Wilder kalah dari Clemente Russo dari Italia dan menjadi peraih medali perunggu. Dia memiliki rekor amatir rata-rata 30-5.

Pada 15 November 2008, Wilder melakukan debutnya dalam tinju profesional, di ‘Vanderbilt University Memorial Gymnasium’ di Tennessee. Dia mengalahkan Ethan Cox di ronde kedua. Pada tahun 2009, Wilder bertarung tujuh pertandingan dan memenangkan semuanya di babak pertama. Pada Oktober 2012, Wilder telah membuat rekor mengesankan dalam karir tinjunya. Dia telah memenangkan 25 pertandingan, dan sebagian besar dimenangkan dalam empat ronde.

Pada tanggal 15 Desember 2012, Wilder memenangkan gelar tinju profesional pertamanya, dengan mengalahkan Kelvin Price di ‘Memorial Sports Arena’ di Los Angeles.

Pada April 2013, perusahaan tinju ‘Golden Boy Promotions’ mengumumkan pertarungan antara Wilder dan Audley Harrison, mantan peraih medali emas ‘Olimpiade’. Wilder mengalahkan Harrison di ronde pertama. Setelah pertarungan, Harrison mengumumkan pengunduran dirinya.

Pada bulan Februari 2014, pertarungan diumumkan antara Wilder dan petinju Amerika Malik Scott. Setelah pertarungan, Wilder mengamankan tempat ketiga, dan Scott ditempatkan di nomor 23, di peringkat dunia. Wilder mengalahkan Scott di 1:36 ronde pertama.Setelah mengalahkan Malik Scott, Wilder mengambil alih sebagai penantang wajib untuk gelar kelas berat ‘WBC’.

Pada 17 Januari 2015, ia melawan juara bertahan, Bermane Stiverne, di ‘MGM Grand Garden Arena’ di Las Vegas. Wilder memenangkan gelar kelas berat ‘WBC’ setelah mengalahkan Stiverne. Keputusan diambil dengan suara bulat oleh semua juri, setelah pertarungan 12 ronde. Wilder mendedikasikan kemenangan itu untuk putrinya yang cacat dan untuk legenda tinju, Muhammad Ali, yang merupakan pahlawannya.

Pada Mei 2015, Wilder berjuang untuk mempertahankan gelar kelas berat ‘WBC’ pertamanya di Alabama. Dia memilih petinju Meksiko-Amerika Eric Molina sebagai lawannya. Wilder menjatuhkan Molina di akhir ronde keempat.

Pada Agustus 2015, Wilder melakukan pertahanan keduanya, melawan Johann Duhaupas, peringkat 12 di ‘WBC.’ Pertarungan itu sepihak sejak awal, dengan Wilder mendaratkan 56% pukulan. Duhaupas mendarat hanya 30% dari pukulan yang dilempar. Wilder memenangkan pertarungan di ronde ke-11.

Rebut Gelar Juara Kelas Ringan WBC Asia, Ini Profil Hebi Marapu

“Mimpi aku, satu saat nanti aku menjadi juara dunia tinju,” kaja Jansen Hebi yang diketahui saat ini sebagai raja KO Indonesia dengan julukan MARAPU saat ngobrol santai di pantai Pada Dita selepas sesi latihan pagi yang menjadi tangggung jawabnya.

Siang nanti kata Hebi “MARAPU”, dirinya akan memberikan laporan terhadap manager dan pelatihnya Bung Vicky Pramana Putra di Jakarta tetang latihan apa saja yang dilakukan pagi ini dan akan mendengar masukan serta mendapatkan arahan pelatih untuk sesi latihan berikutnya.

Kata Jansen, ini sudah jadi makanan sehari-hari aku baik saat berada di sasana WSBC daerah bernaungnya maupun saat dirinya sedang diluar kota maupun berlibur di rumah keluarga di Kalu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, berlatih dan berlatih.

dhammasociety.org

Rebut Gelar Pemenang Kelas Ringan WBC ASia

Jansen Hebi “MARAPU”, baru saja merebut juara Asia WBC ABCO Interim Silver Kelas Welter dari juara bertahan asal Thailand Phuttiphon Rakoon dengan kemenangan Technical Knockout (TKO) di ronde kesembilan pada lomba di Cilandak Town Square. Dari kemenangan ini Jansen Hebi “MARAPU” menyandang gelar juara WBC ABCO Silver kelas ringan.

Untuk hingga di tahap ini kata Jansen Hebi “MARAPU” jalannya berliku, dan tak mudah, dibutuhan kerja keras tiap-tiap harinya.

Pelatih Tinju Jadi Saksi Hidup

Salah satu saksi hidup perjalalanan karir Hebi “MARAPU” ialah pelatih sekalian manajer sasana tinju Blazer di Waingapu, Sumba Timur, Yonard Piter Diki Dao yang biasa di panggil Om Ardi.

Om Ardi mengatakan, sejak permulaan Hebi “MARAPU” tenar disilin berlatih dan sungguh-sungguh mencintai tinju.

“Semasih kelas 3 SMP Jansen sudah berlatih tinju dibawah nasihat aku ( Om Ardi ) di sasana Blazer Waingapu, sudah nampak talenta tinju, ada nakalnya juga seperti layaknya anak seusianya, sekiranya di ring brutal, tak berkeinginan tahu kawan atau lawan ia hantam saja,” jelas Om Ardi.

Masih kata Om Ardi, “Ini sebagian prestasi Jansen saat SMA dan kuliha di Kupang, saat masih junior Jansen juara di Kejurda di Sumba Barat Daya, di Soe Timor Tengah Selatan dan juga juara Wali Kota Cup di Kupang, Jansen pernah Pemenang Menpora Cup di Kupang, aku lupa tahun berapa dan di kelas apa, namun benar ia juara di kejuaraan yang aku sebutkan.” Ardi meneruskan pejelsannya dengan mengatakan Jansen sungguh-sungguh disiplin berlatih tinju.

Setelah menjadi juara Asia di kelas ringan, jansen diminta oleh pelatih dan manajernya untuk menemani pulang ke Waingapu kedua orang tuanya yang ikut menyaksikan dirinya merebut juara Asia barusan di Jakarta, sekalian kesempatan Jansen berlibur dan bersua sanak saudaranya.

Disiplin

Saya mengamati sendiri bagaimana Jansen Hebi “Marapu” konsisten disiplin berlatih tinju meski disaat libur. Satu petang aku mengajaknya untuk berlatih di ketinggian Waingapu di sekitar daerah leter S, kami bermufakat akan ketemu di sekitar tugu selamat datang ke Waingapu dari arah Waikabubak ( sekira 7 KM dari Waingapu), dan benar saja pk. 14.30 WITA hari itu Jansen sudah berlari dari rumahnya di Kalu ke arah tugu selamat datang di Waingapu di KM 7, sesudah itu baru kita bersama dengan kendaraan menuju daerah leter s sekitar 14 KM dari Waingapu dan saat sesi latihan Jansen berlatih keras dengan sebagian petinju muda.

Hebi Marapu Rebut Gelar Juara Kelas Ringan WBC Asia

Petinju Indonesia Hebi Marapu sukses merebut gelar pemenang kelas ringan WBC Asian Boxing Council Continental. Dia menang angka absolut atas Pipat Chaiporn, asal Thailand, dalam duel di Max Muaythai Stadium, Pattaya, Thailand, Jumat malam WIB, 8 Juli 2022.

Hebi mendominasi jalannya lomba. Tiga hakim yang bertugas, Thanawat Wongsasan (76-75), Pookich Pramprayoon (78-73), dan Ratchakorn Darapan (79-72), memberikan kemenangan.

Kemenangan angka absolut itu pantas bagi Hebi karena ia sebagian kali melesatkan pukulan yang membuat lawan kewalahan. Petinju asal Nusa Tenggara Timur itu membuka satu menit pada ronde pertama dengan pukulan cross yang merangsek masuk mengenai wajah Chaiporn.

Meski seperti itu, Chaiporn tidak tinggal membisu. Dia juga sebagian kali mencoba melakukan serangan dan pada ketika bersamaan ia juga memperoleh peringatan dari wasit bernama Chainat Hanwiset karena melakukan gerakan terlarang.

Memasuki ronde kedua, jual beli pukulan terjadi. Hebi masih mendominasi dengan jab, hook, straight, dan upper cut terukur. Dia juga menampilkan pertahanan yang bagus.

dhammasociety.org

Ronde ketiga, Hebi terus tampil menyerang. Petinju 33 tahun itu amat disiplin. Gerakan kakinya lincah, tahu kapan harus maju dan waktu untuk mundur.

Sebaliknya, stamina lawan menonjol terkuras. Dia mencoba keluar dari tekanan dengan melakukan clinch yang membuatnya memperoleh teguran dari wasit.

Dominasi Hebi berlanjut pada ronde keenam. Kemudian pada ronde ketujuh. Hook kiri dari petinju yang memiliki nama lengkap Arnoldus Yansen Hebi itu membuat lawan tersungkur mengecup kanvas.

Lawan masih mampu berdiri. Tetapi pada sisa ronde ketujuh, Hebi seolah menciptakan Chaiporn samsak hidup. Beruntung bagi petinju Thailand itu, lonceng berbunyi.

Pada ronde terakhir atau kedelapan, Hebi tampil lebih agresif. Dia terus melakukan manuver untuk memukul KO lawan. Pada sisi lain, Chaiporn hanya bisa menghindar.

Hebi terus mengejar dan usahanya membuahkan hasil. Pada 1 menit 17 detik sebelum lonceng berbunyi, hook kiri mengenai rusuk kanan lawan sehingga ia terpental ke sudut ring dan sempoyongan.

Hebi di atas angin dan terus menekan Chaiporn yang hanya bisa menghindar. Sampai walhasil tangan kiri Hebi kembali membuat lawan terjatuh. Chaiporn dengan sulit payah berusaha berdiri. Dia selamat dari kekalahan KO dengan dibunyikannya lonceng tanda berakhirnya lomba.

Bagi Hebi, kemenangan itu menjadi yang kedua dalam kiprahnya bertanding di luar negeri. Sebelumnya, ia sukses menang TKO ronde kedua atas petinju Italia, Nicola Copolleta di Stadttheater Bern, Swiss pada 15 April 2022.

Secara keseluruhan dalam kiprahnya di ring tinju pro, Hebi Marapu sekarang mengantongi 17 kemenangan dan satu kali kalah. Lebih dari itu dengan menyandang gelar WBC Asia Continental divisi 61,2 kg, langkahnya untuk menuju level yang lebih tinggi semakin terbuka.

Mark Magsayo: Penjual Es Krim Juara Dunia Tinju Kaya Raya

Magsayo kemudian memenangkan lebih dari 200 pertarungan di amatir sebelum menjadi profesional pada 2013.

Petinju Filipina itu menang 11 kali dalam dua tahun sebelum melakukan debutnya di AS pada Juli 2015, mengalahkan Rafael Reyes.

Namun lima tahun kemudian, hidup Magsayo berubah selamanya saat ia bergabung dengan pelatih Slot Bonus New Member 100 di depan legendaris Freddie Roach. Roach adalah Hall of Famer yang memimpin Pacquiao ke supremasi pound-for-pound.

Jadi, sangat tepat bagi Magsayo untuk berlatih di WildCard Gym yang sama di mana PacMan menjadi pemain modern yang hebat.

dhammasociety.org

“Itu juga impian saya untuk berlatih dengan Freddie dan pengalaman yang baik bagi saya. Sangat menyenangkan memiliki pelatih legendaris. Dia mengubah gaya saya, dia mengoreksi kesalahan saya dan saya pikir sebelumnya saya sudah tahu tinju ketika saya tiba di sini.’

Magsayo sempat dilatih pelatih legendaris Freddie Roach yang juga melatih Pacquiao untuk menambah skillnya.

“Tetapi ketika saya menginjakkan kaki di gym dengan pelatih Freddie Roach, saya tidak cukup baik! Dia mengajari saya banyak tentang tinju, banyak gaya dan teknik baru. Dia mengubah gaya saya dan saya menjadi petarung yang lebih baik sekarang,”terangnya.

Di bawah asuhan Roach, Pacquiao menjadi penasihat dan mentor Magsayo. Banyak ilmu yang diajarkan Pacquiao kepada Magsayo.

“Untuk pertama kalinya bertemu satu sama lain, di Filipina, dia berkata kepada saya, ‘Teruslah berlatih. Berlatihlah dengan keras setiap hari dan disiplinlah’. Itulah yang dia katakan kepada saya. Dia menginspirasi saya dalam setiap pertarungan. Ketika saya melihatnya berlatih di TV. Setiap kali dia menang, saya terinspirasi.”

Setelah Pacquiao pensiun pada September 2021, Magsayo disebut-sebut sebagai orang yang mengisi kekosongan tersebut. Tapi seperti yang dia katakan, tidak ada yang mampu menggantikan satu-satunya juara delapan divisi tinju.

“Sangat bagus mereka memanggil saya, ‘Manny Pacquiao berikutnya’. Tapi bagi saya, tidak ada Manny Pacquiao berikutnya. Hanya ada satu Manny Pacquiao. Tapi bagi saya, saya akan membuat nama saya sendiri. Merupakan suatu kehormatan untuk mewakili Filipina. Ini negara saya, saya memberi mereka kehormatan dan saya melakukan yang terbaik di setiap pertarungan untuk menang.”

Karir profesional

Magsayo melakukan debut profesionalnya melawan Melton Sandal pada 25 Mei 2013. Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde pertama. Dia mengumpulkan rekor 10-0 selama dua tahun berikutnya, sebelum dijadwalkan untuk menghadapi Rafael Reyes untuk memperebutkan gelar kelas bulu IBF Youth yang kosong.

Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde kelima. Magsayo dijadwalkan untuk mempertahankan gelar IBF Youth melawan Yardley Suarez pada 11 Juli 2015. Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde pertama.

Magsayo dijadwalkan menghadapi Eduardo Montoya untuk memperebutkan gelar kelas bulu WBO Youth yang kosong pada 27 Februari 2016. Dia memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat. Magsayo membuat pertahanan gelar WBO Youth pertamanya melawan Chris Avalos pada 23 April 2016. Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde keenam.

Magsayo dijadwalkan untuk mempertahankan gelar keduanya melawan Ramiro Robles pada 24 September 2016. Dia memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat.

Magsayo dijadwalkan untuk melawan Issa Nampepeche dalam pertarungan non-gelar pada 29 April 2017. Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde pertama. Magsayo kemudian mempertahankan gelar WBO Youth ketiganya melawan Daniel Diaz pada 8 Juli 2017..

Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde pertama. Magsayo membuat pertahanan gelar WBO Youth keempat dan terakhirnya melawan Shota Hayashi pada 25 November 2017. Dia memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat.

Pada 25 Mei 2017, kontrak promosi Magsayo dengan grup ALA berakhir. Pada tanggal 4 Juni 2017, diumumkan bahwa Magsayo telah menandatangani kontrak dengan Promosi Tinju Sekarang.

Magsayo kembali dari absen selama 17 bulan dari olahraga untuk menghadapi Erick Deztroyer pada 12 April 2019.

Dia memenangkan pertarungan dengan KO ronde keempat. Magsayo menantang Panya Uthok untuk memperebutkan gelar kelas bulu WBC-ABC dalam pertarungan berikutnya, yang dijadwalkan pada 29 Agustus 2019. Dia memenangkan pertarungan dengan keputusan bulat.

Hulk Iran Tantang Titan Kazakhstan

Sajad Gharibi Hulk Iran menghasilkan raksasa Kazakhstan Djumanov Almat Bakhytovich pelampiasan sesudah gagal melawan Martyn Ford Pria Paling Angker di Bumi. Duel dua raksasa akan memanaskan pertarungan kelas berat super bertajuk Battle of the Giants pada 31 Juli di Dubai P7 Kancah.

Sajad Gharibi Hulk Iran dibiarkan marah sesudah pertarungannya dengan Martyn Ford Pria Paling Angker di Bumi gagal terbentuk. Kedua belah pihak menolak untuk mendapatkan kesalahan atas batalnya pertarungan kelas berat hal yang demikian.

dhammasociety.org

“Pertarungan ini bagi aku untuk meluruskan. Saya akan menjadi juara besar untuk Iran dan  akan mewakili rakyat aku dengan hormat dan seluruh tenaga aku. Setelah aku memenangkan pertarungan ini, aku ingin menantang diri aku sendiri melawan Martyn Ford, pertarungan ini akan terjadi” sesumbar Sajad Gharibi.

“Jikalau Martyn terlalu takut untuk melawan aku karenanya dunia akan tahu. Saya melangkah ke ring sekarang siap untuk bertarung”. Di sisi lain, Raksasa Kazakhstan Djumanov Almat Bakhytovich menyebut dirinya master MMA dan sambo tempur. Djumanov sesumbar dapat mengangkat bench press 150kg dan deadlift 300kg.

Dia baru-baru ini mengejek Hulk, melempar boneka dengan wajahnya di atasnya, menyuarakan niatnya untuk berperang.

Setelah pertarungan dikonfirmasi. “Banyak orang mengatakan mereka tak tahu siapa aku, namun mereka akan melihat pada tanggal 31 Juli siapa Kazakh Titan dan tenaga aku,”

“Saya akan membuat sejarah dengan menang dan menjadikannya pertunjukan paling menghibur yang pernah ada di Dubai.” Kedua raksasa akan bertarung selama empat ronde dua menit.

Hulk Iran sudah menjadi sensasi media sosial semenjak sebuah foto menjadi viral sesudah ia mendaftar untuk melawan ISIS di Suriah pada 2019. Dia memiliki lebih dari satu juta pengikut di Instagram.

Kazakh Titan akan ingin penampilannya di pertarungan Timur Tengah akan menambah 24.000 pengikutnya di situs media sosial.

Profil Singkat Sajad Gharibi Hulk Iran

Sajad Gharibi (lahir 19 Desember 1991) yakni angkat besi Tenaga Iran yang berbasis di Iran. Bobotnya sekitar 175 kg. Pun, ia yakni pria terhebat yang pernah dipandang. Orang sering memanggilnya dengan nama seperti ” Hulk Iran” dan ” Hercules Persia “.

Kecuali itu, Sajad yakni kepribadian online yang populer karena fisiknya yang besar. Mr. Gharibi merefleksikan tubuhnya dengan tingkat kekokohan yang ekstrem.

Pada 2019, ia siap bertarung dengan Brit Martyn Ford. Kecuali itu, Brit yakni seorang artis pria dan binaragawan. Dia diketahui sebagai pria paling menakutkan di dunia.

Acara ini diselenggarakan oleh Konfrontacja Sztuk Walki (KSW) Organisasi MMA Polandia. Penggemarnya menunggu tanggal pasti pertarungan. Kecuali itu, mereka juga ingin mengumpulkan rinci perihal wiki-nya.

Menang Kontroversial, Ini Lawan Joe Joyce Selanjutnya

dhammasociety.org

Joe Joyce menghentikan Christian Hammer, 2 Juli 2022. Ia mengaku siap berhadapan dengan juara duel rematch Oleksandr Usyk vs Anthony Joshua, 20 Agustus.

Melainkan, menurut Morallee, idealnya berjumpa Dillian Whyte atau Joseph Parker pada 24 September. Melainkan, hal itu juga dianggap sebagai tak realistis.

Lawan Joe Joyce Selanjutnya

Dikatakan, apabila Whyte atau Parker tak beratensi, Morallee akan coba menggaet tiga nama ini: Michael Hunter (33 tahun), Robert Helenius (38), atau Tony Yoka (30 tahun), untuk pertarungan 24 September.

Berdasarkan Morallee, pertarungan itu bisa menempatkan tiap-tiap juara untuk beradu dengan juara dunia mengingat Joyce yaitu juara kelas berat WBC Silver dan WBO International.

Jadi, mengingat umur, Morallee memandang kecil kesempatan ketiganya menolak pertarungan dengan Joyce.

Whyte sendiri bisa dipahami apabila menolak karena April lalu ia dihentikan Tyson Fury di ronde 6. Berisiko baginya untuk bisa sua petinju tier 1 seperti Joyce yang secara brutal menghentikan Hammer di ronde 4.

Selain ketiga nama di atas, Morallee juga memandang nama Frank Sanchez, peringkat 3 WBO.

Fakta Joe Joyce

Joe Joyce adalah petinju profesional Inggris yang terkenal. Dia adalah peraih medali emas untuk divisi Super-heavyweight di European Games, Commonwealth Games, English National Championship, dan GB Championships.

Joe saat ini adalah pemegang gelar kelas berat WBO Internasional sejak 2020. Joyce dikenal karena kekuatan pukulannya dan saat ini memegang persentase KO untuk menang 92%.

Profil Joe Joyce

Joe Joyce lahir sebagai Joseph Obey Joyce pada 19 September 1985, di London, Inggris. Dia adalah putra Philip Joyce dan istrinya, Marvel Opara.

Ayahnya adalah seorang Irlandia kelahiran Skotlandia, dan ibunya adalah keturunan Nigeria. Joyce memiliki adik laki-laki bernama Torann.

Joyce lulus dari Elliott School dan memperoleh gelar sarjana di BSc dari Middlesex University. Joe berdiri setinggi enam kaki dan lima inci dan beratnya 91 kg.

Penghasilan Karir dan Kekayaan Bersih Joe Joyce

Joe Joyce diperkirakan memiliki kekayaan bersih lebih dari $2 Juta. Seorang petinju profesional tidak perlu memenangkan pertandingan untuk mendapatkan uang. Mereka memiliki pembayaran minimum yang dijamin untuk sebuah permainan.

Juga, mereka mendapat untung besar dari kontrak bayar per tayang dan kesepakatan sponsor dengan merek. Joe saat ini bekerja dengan Queensberry Promotions dan Ringstar Sports milik Frank Warren sebagai promotor dan co-promotornya.

Joe memulai karirnya sebagai petinju internasional. Dia menghabiskan sebagian besar hari-hari awalnya mewakili tim nasional Inggris di berbagai acara internasional.

Joyce harus menerima jumlah yang lumayan dari pemerintah sebagai gaji dan hadiah uang dari acara slot gacor online. Pada Oktober 2018, Joe memperoleh $40.000 dari pertandingannya melawan Joe Hanks.

Pada Juli 2020, Joe mendapatkan uang saku £500k yang dijamin situs judi bola online untuk pertarungan melawan Michael Wallisch.

Tak lama setelah pertandingan, Dia bertarung dengan Daniel Dubois dalam pertandingan PPV Share. Joe memperoleh £ 1 juta sebagai pembayaran yang dijamin dan 45% bagian PPV dari permainan situs judi slot. Lawannya menghasilkan lebih dari £1,5 juta dari satu pertandingan.

Saul Canelo Alvarez: Golovkin Brengsek, Aku Benci Dia!

Dendam Saul Canelo Alvarez kepada Gennadiy Golovkin telah di ubun-ubun sehingga menyebut pertarungan trilogi pada September mendatang amat pribadi. Dua petinju kampiun itu akan beradu kali ketiga pada 17 September di T-Mobile Ajang di Las Vegas.

Dua pertemuan mereka sebelumnya terjadi di tempat yang sama. Pada tahun 2017, pertemuan pertama mereka usai dengan hasil imbang dua belas ronde yang kontroversial.

Setahun kemudian, Canelo memenangkan keputusan angka mutlak dua belas ronde untuk merebut mahkota kelas menengah. Sementara dua pertarungan pertama berlangsung di kelas menengah, Golovkin – yang mengontrol gelar IBF, IBO, WBA di kelas menengah akan naik di kelas menengah super untuk menantang Canelo dalam perebutan status tak terbantahkan di kelas menengah super.

dhammasociety.org

Selama bertahun-tahun, permusuhan telah tumbuh – karena Canelo mengklaim Golovkin selalu berbicara sampah tentang dia. “Dia brengsek,” kata Canelo kepada TMZ Sports.

“Dia tidak jujur. Dia berpura-pura menjadi orang baik dan berbeda, tapi sebenarnya tidak.” Dia banyak bicara omong kosong tentang saya. Dia akan berkata, ‘Saya menghormatinya, kariernya.’ Dan, bagian lain, ‘Dia petinju yang memalukan, dia memalukan untuk tinju Meksiko.’ Aku benci dia karena itu.”

Canelo Pernah Alami Kekalahan

Canelo mengalami kekalahan pertama dalam kariernya sejak 2013. Kembali pada bulan Mei, dia naik ke divisi kelas berat ringan untuk menantang kampiun dunia WBA Dmitry Bivol.

Sementara Canelo adalah unggulan besar, Bivol menumbangkannya lebih dari dua belas untuk mempertahankan gelar dalam kinerja yang dominan.

Canelo mempunyai kans untuk mengaplikasikan klausul lomba ulang lantas namun memastikan untuk melanjutkan dengan agenda trilogi melawan Golovkin.

Tetapi, Canelo ingin menghadapi Bivol dalam lomba ulang tahun depan. ”Saya 100% fokus pada pertarungan ini [dengan Golovkin] karena ini pertarungan yang berbahaya,” kata Canelo. “Tapi 100% mencari pertarungan kedua dengan Bivol.”

Profile Singkat Saul ‘Canelo’ Alvarez

Saul ‘Canelo’ Alvarez adalah petinju profesional Meksiko yang merupakan juara dunia empat divisi dan saat ini memegang gelar kelas menengah super WBA, WBC, WBO dan Ring Magazine.

Memulai karirnya pada usia 15, Canelo telah berkecimpung dalam olahraga selama 15 tahun dan sebelumnya menandatangani kontrak 11 pertarungan, $ 365 juta dengan DAZN – kesepakatan tinju yang paling menguntungkan, meskipun ia menegosiasikan pembebasannya dari kesepakatan setelah tiga pertarungan menjadi agen bebas. .

Pertarungan pertamanya di DAZN membuat Canelo menjadi juara dunia tiga divisi dengan mengalahkan Rocky Fielding dari Inggris di Madison Square Garden pada tahun 2018 untuk gelar kelas menengah super ‘reguler’ WBA.

Canelo akan mundur dalam pertarungan berikutnya untuk menyatukan divisi kelas menengah melawan Daniel Jacobs pada akhir pekan Cinco de Mayo tahun lalu.

Pada November 2019, petinju berusia 30 tahun itu menjadi petinju Meksiko kedua yang memenangkan gelar dunia di kelas berat ringan setelah mengalahkan Sergey Kovelev dengan cara yang spektakuler.

Jejak Karir Tinju Daud “Cino” Yordan

Awal Karir Tinju Daud Yordan

Pada tahun 1996, ketika Daud berusia 9 tahun, Damianus yang menjadi juara regional memutuskan untuk mengajak adiknya melanjutkan perjalanannya sebagai petinju. Damianus mengundang Daud karena melihat potensi besar yang dimiliki adiknya di dunia tinju.

Sebelum mengajak Daud pindah dari Ketapang ke Pontianak, Damianus meminta izin sekaligus nasehat dari orang tuanya, Hermanus Lay Tjun dan Nathalia. Berbekal restu orang tuanya, Damianus mempercayakan dan melatih pelatih asal Kuba, Carlos Jesus Renate.

Pada usia 13 tahun, saat masih menjadi instruktur tinju, karir Daud mulai terlihat, setelah memenangkan beberapa kejuaraan tinju amatir nasional. Saat itu, Damianus lebih fokus pada adiknya daripada komunitas.

Setelah sembilan tahun David berkiprah di dunia amatir, Damianus mengajaknya pindah ke kelas profesional. Usulan ini disampaikan Damianus mengingat sulitnya mendapatkan pekerjaan di tingkat provinsi Pontianak.

dhammasociety.org

Daud “Cino” Yordan yakni petinju profesional Indonesia. Daud Yordan yakni petinju Indonesia yang menjadi pemenang dunia dua kali versi badan tinju IBO, ia pemenang pada kelas featherweight dan lightweight pada masa yang berbeda. hingga tahun 2016 ia pemegang sabuk WBO Asia Pasifik kelas ringan (61,2 kilogram).

Berikut Biodata  Daud yordan :

Nama Komplit : Daud Yordan
Nama panggilan : Cino
Tinggi : 5 ft. 7 in. (170 cm.)
Lahir : 10 Juni 1987 (usia 34)
Daerah Lahir : Simpang Dua, Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia
Sikap : Orthodox

Catatan tinju :

Sempurna pertengkaran : 45
Menang : 40
Menang oleh KO : 28
Kalah : 4
Imbang : 0
Tanpa kontes : 1

Kecuali dirinya, kakak dan adik Daud juga berkecimpung di dunia tinju, yakni :

Damianus Yordan (kakak), mantan petinju nasional amatir dan profesional, sekarang sebagai pelatih Daud

Petrus Yordan (kakak), mantan petinju profesional, telah pensiun.

Yohanes Yordan (adik), mantan petinju amatir dan profesional, sekarang telah pensiun dari tinju, karena menjadi polisi.

Dikala masih sebagai petinju muda usia, Daud yang memiliki pukulan keras dan beradu tanding di kelas bulu, digadang-gadang sebagai pemenang dunia masa depan dari Indonesia, dan telah seringkali media di Indonesia mengulas Chris John, pemenang dunia kelas bulu WBA, supaya memberikan kans beradu tanding kepada Daud Yordan.

Jam Tayang Tinju Dunia Hari Jumat Daud Yordan vs Panya Uthok

dhammasociety.org

Daud Jordan dan Panya Uthok akan memperebutkan sabuk super ringan WBC Asian Boxing Council Silver 63.5kg.

Dalam duel ini, Daud akan berusaha mempertahankan sabuk juara untuk pertama kalinya setelah merebut sabuk super ringan Perak WBC Asian Boxing Council pada November 2021.

Petinju Indonesia Daud Jordan dijadwalkan melawan petinju Thailand Panya Uthok.

Duel Daud Jordan vs Panya Uthok bakal berlangsung sengit di atas ring di Balai Sarbini Jakarta, Jumat 1 Juli 2022.

Laga Daud Jordan melawan Panya Uthok dijadwalkan berlangsung 10 ronde.

Sebelum laga seru dimulai, petinju Indonesia yang sedang naik daun, Ongen Saknosiwi, akan menghadapi Jirawat Tammachot.

Dalam turnamen yang diselenggarakan oleh MPRO Evolution Fight Series 2022 ini, Cino yang akrab disapa Daud Jordan akan mempertahankan sabuk juara WBC Asian Boxing Council Silver Super Lightweight miliknya.

Turnamen ini bisa disaksikan di TV Nasional

Bagi yang ingin melihatnya secara langsung, kamu bisa membeli tiketnya di aplikasi tiket  atau klik link di bio Instagram MPRO International.

Harga tiket yang tersedia mulai dari Rp. 450 ribu orang.

Laga Seru Pegulat Indonesia vs Thailand Mulai Pukul 18.30 WIB.

Laga final, Daud Jordan vs. Daud Jordan, diperkirakan akan menjadi yang pertama dari jenisnya. Panya Uthok, mulai pukul 20.00 WIB.

The Tape of Tale oleh Daud Jordan dan Panya Uthok

David Jordan (41-4, 29 KO) .

Judul: Juara super perak ringan WBC Asia
Nama Panggilan : Cino
Asal: Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Tempat lahir : Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Indonesia
Gaya: Ortodoks
Tinggi: 170 cm
Jangkauan: 173cm

Panya Uthok (54-10, 36 KO) .

Nama: Punguang Sor Singyu Onesong
Nama Lahir: Panya Uthok
Kota Asal: Bangkok, Thailand
Tempat lahir: Uthai Thani, Thailand
Berdiri: Ortodoks
Tinggi: 164cm
Jangkauan: 170cm
Petinju Pro: Rekam

Jejak Juara Daud Yordan

– WBC Asian Boxing Council Silver Super Light (November 2021)

– Gelar IBA Dunia Super Ringan (November 2019)

– Gelar Super Ringan Timur WBO Timur (November 2019)

– Gelar Super Ringan WBC International Challenge (Agustus 2019).

– Kejuaraan Kelas Berat Antarbenua WBO (April 2018)

– Gelar Kelas Berat Internasional WBA Interim (Juli 2016)

– Gelar kelas ringan WBO Afrika (Juli 2015)

Nah itulah jam tayang dan harga tiket pertandingan Daud Jordan vs Panya Uthok yang akan tayang di saluran tv nasional. Jangan lewatkna jadwal pertandingan laga tinju Indonesia VS Thailand dijamin seru banget. Pecinta tinju jangan sampai ketinggalan.

Teknik Pukulan Tinju Bagi Pemula

Tinju merupakan salah satu bentuk latihan bela diri yang dilakukan oleh dua orang dengan berat badan yang sama.

Dalam olahraga ini, memukul merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki seorang petinju.

Dari semua olahraga, tinju adalah salah satu yang paling menuntut fisik. Petinju profesional terus menyempurnakan keterampilan mereka saat mereka naik peringkat untuk menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Jika Anda ingin mulai mempelajari olahraga bela diri ini, ikuti panduan teknik tinju untuk pemula.

dhammasociety.org

Teknik tinju untuk pemula

Petinju yang sukses berlatih berbagai teknik meninju jauh sebelum mereka memasuki ring. Baik menggunakan teknik tinju bayangan atau bagging berat, petinju baru harus fokus pada teknik tinju yang tepat saat melepaskan pukulan.

Cross

Cross merupakan salah satu pilihan pukulan lurus yang kuat dan lugas. Saat melakukan pukulan, petinju akan melemparkan punggung tangannya dari rahang, lalu mendorong bagian belakang bahu ke depan hingga mencapai dagu.

Dalam pukulan pass, beban dipindahkan dari kaki belakang ke kaki depan. Jadi, sangat menyedihkan untuk berdiri dengan satu kaki. Pukulan ini juga dikatakan memiliki kekuatan yang lebih besar dari jab.

Jab

Biasanya dilakukan dengan menggunakan tangan depan yang lebih lemah, jab dalam tinju membantu menjauhkan lawan dari Anda. Jab adalah pukulan pendek. Untuk memaksimalkan efektivitas jab, petinju profesional memutar lengan dan pergelangan tangan mereka sebelum melakukan kontak dengan l. a.

Hook

Hook adalah pukulan semi berputar yang digunakan untuk memukul sisi wajah atau kepala lawan. Pukulan ini dilakukan dengan siku terlipat dan tangan terkepal menghadap ke bawah.

Saat melakukan hooking, batang tubuh dan pinggul petinju umumnya diputar searah jarum jam. Pukulan ini juga diklaim sebagai salah satu jenis pukulan yang paling efektif digunakan dalam tinju.

Upper Cut

Ini adalah pukulan ke atas yang dilempar oleh kedua tangan yang sangat efektif pada jarak dekat.

Long Hook

Longy hook adalah pukulan hook yang dilempar dari jarak jauh. Dalam tinju, pukulan hook panjang bukanlah pukulan standar seperti pukulan jab, pukulan langsung, pukulan hook atau pukulan lebih tinggi, tetapi pukulan modifikasi, kombinasi pukulan instan dan pukulan hook.

Di Indonesia pukulan ini dikenal sebagai pukulan ayun. Dalam istilah tinju internasional, istilah swing tidak dikenal, dan lebih dikenal dengan lengthy hook.

Kombinasi

Setelah Anda menguasai berbagai cara memukul dalam tinju, Anda dapat membuat kombinasi yang berbeda. Kombinasi pertama yang dipelajari kebanyakan petinju adalah kombinasi lama 1, 2 (jab diikuti dengan umpan silang).

Kombinasi efektif lainnya adalah menambahkan hook pada 1, 2. (Jika Anda kidal, ini berarti jab kiri diikuti dengan umpan silang kanan dan diakhiri dengan hook kiri.)

Tyson Fury Tantang Mike Tyson : Saya Akan Patahkan Lehernya

Siapa yang tidak kenal Mike Tyson, atlet tinju legendaris ini memiliki banyak sekali penggemar dari seluruh penjuru dunia.

dhammasociety.org

Bahkan tidak hanya orang dewasa saja, melainkan anak-anak usia 7 tahun banyak yang mengindolakan altet tinju mualaf tersebut.

Namun sayangnya, dengan segudang prestasi yang dimiliki Mike Tyson, ternyata tak sedikit yang ingin menantang sang juara tinju legendaris tersebut.

Kali ini Tyson Fury ingin unjuk gigi dengan menantang sang Iron Mike.

Tyson Fury Menantang Mike Tyson

Tyson Fury berkeinginan kuat untuk menggelar pertarungan demonstrasi dengan beberapa legenda tinju.

Juara kelas berat WBA, IBF, WBO, IBO dan The Ring itu ingin menghadapi Mike Tyson dan Klitschko Bersaudara yaitu Vitali dan Wladimir.

Bahkan sebelum itu, Fury sempat mengatakan kalau dirinya berniat untuk pensiun dari ring tinju setelah berhasil mengalahkan Dillian Whyte demi mempertahankan gelarnya.

Namun petinju berusia 33 tahun itu tetap ingin melakukan pertarungan demonstrasi dengan beberapa petinju ternama lainnya.

Akan Mematahkan Leher Para Lawan

Fury mengklaim bahwa dirinya memiliki banyak kesempatan untuk kembali unjuk kemampuan dalam ring ia bahkan mengatakan kepada media bahwa dia bisa mematahkan leher para lawan.

Kakak dari Tommy Fury itu pun menegaskan bahwa dirinya berhak untuk kembali ke ring tinju kapan pun dia mau.

“Saya berharap untuk melakukan beberapa eksibisi dan hal-hal seperti itu, saya punya beberapa hal besar yang akan datang di akhir tahun, jadi kami menantikannya,” ungkap Tyson Fury dilansir Express, Rabu (15/6/2022).

“Tetapi Anda tidak pernah mengatakan untuk tidak pernah kembali ke ring, ini tidak seperti saya berusia 52 tahun. Saya berusia 33 tahun, saya dapat kembali kapan pun jika saya mau,” imbuhnya.

Mike Tyson Dan Klitschko Bersaudara Menjadi Target

Tyson Fury adalah Petinju yang memiliki gelar The Gipsy King, ia pun menyebut bahwa Mike Tyson dan Klitschko Bersaudara menjadi salah satu target untuk ia bisa unjuk kebolehan dalam ring tinju.

Menurutnya, pertarungan yang mempertontonkan para legenda tinju dunia akan sangat diminati para pecinta tinju.

“Untuk saat ini, saya dengan senang hati puas, dan saya mungkin melakukan beberapa pameran, Mike Tyson atau salah satu Klitschkos,” sambungnya. “Seseorang seperti itu, showbiz dan hal-hal hiburan. Itu adalah sesuatu yang diminati orang akhir-akhir ini,” jelasnya dalam sebuah wawancara bersama awak media

Pertandingan Tinju Terburuk di Dunia

Tinju adalah kegiatan olahraga yang berbahaya, petinju harus bersiap dipukul berulang-ulang di wajah, tangan, perut dan bagian tubuh lainnya. Ternyata Olah raga ini juga banyak efek sampingnya lho kalian bisa lihat di link ini https://smangap.com/.

Skandal terbesar tinju mayoritas biasanya muncul dari seseorang yang berusaha untuk terkenal atau untung dengan cara tak bermoral, baik saat di ring maupun di luar ring.

Pertandingan Tinju Terburuk di Dunia

Berikut ini adalah acara pertandingan tinju yang sangat mengerikan bahkan sampai berujung pada kematian pemainnya.

5 Acara Pertandingan Tinju Terburuk di Dunia

Acara Pertandingan Tinju Terburuk di Dunia

  • Tyson vs Holyfields

Ketika ronde ketiga sisa 40 detik, Tyson yang frustrasi merangkul dan menggigit putus telinga kanan Holyfields. Namun, Tyson mengulangi perbuatannya dan menggigit kembali telinga kiri Holyfields.

  • Becky Zerlentes

Petinju wanita Becky Zaerlentes meninggal pada tahun 2005 dan menjadi petinju wanita pertama yang meninggal di atas ring. Zerlentes yang saat itu berusia 34 tahun dipukul oleh lawannya Heathet Schmitz yang mengenai kepalanya hingga ia terjatuh tak sadarkan diri.

  • Evander Holyfield vs Hasim Rahman

Duel ini digelar setelah Holyfield bergelut dalam trilogi melawan John Ruiz (Agustus 2000, menang; Maret 2001, kalah; Desember 2001, draw). Duel melawan Hasim Rahman digelar di New Jersey, Juni 2002.

Ini duel mantan juara dunia melawan mantan juara dunia. Holyfield tampil dominan sepanjang 7 ronde sebelum terjadi benturan kepala yang membuat dahi Rahman membengkak sebesar telur. Jika kalian tidak percaya kalian bisa lihat di link ini.

  • Roy Jones Jr

Sebelum menjadi petinju profesional dan merebut berbagai gelar juara. Roy Jones Jr. dirampok pada Olimpiade 1988 di Korea Selatan. Petinju ortodoks ini mendominasi kelasnya sampai ke final sementara lawannya, Park Si Hun, menang dengan cara dan keputusan yang kontroversial.

  • Cassius Clay vs Henry Cooper

Kebanyakan orang mengingat pertarungan ini ketika Henry Cooper (Inggris) menjatuhkan Cassius Clay (Muhammad Ali) di ronde 4. Namun orang kemudian dikejutkan ketika Clay memenangkan gelar kelas berat.

Clay menghentikan Cooper di ronde 5 setelah luka menganga di mata kirinya berdarah dan mengganggu pandangan matanya saat bermain judi slot online terpercaya no 1 di indonesia.

Tinju merupakan salah satu olahraga yang membutuhkan kekuatan otot dan konsentrasi. Tinju juga menjadi salah satu permainan favorit di Slot Gacor Gampang Menang. Tinju juga merupakan olah raga yang rawan terjadinya cidera karena memang yang di nilai dari olah raga ini adalah seberapa tepat dan banyak pukulan yang di arahkan ke lawan.